Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Saudi, Kemenhaj Matangkan Layanan Armuzna
25 Mei 2026
Jakarta (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai dilaksanakan. Seluruh jemaah kini telah tiba di Arab Saudi dan fokus layanan diarahkan pada persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan berdasarkan data operasional terbaru, sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah tiba di Makkah. Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.
“Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna, mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” ujar Maria di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Maria juga mengingatkan seluruh KBIHU agar tidak memasang atribut, spanduk, stiker, tanda, atau penanda dalam bentuk apa pun di tenda jemaah, baik di Arafah maupun Mina. Menurutnya, seluruh penempatan jemaah harus mengikuti pengaturan resmi agar layanan Armuzna berjalan tertib dan tidak menimbulkan kebingungan.
“Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Maria menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang telah membayar dam sesuai ketentuan resmi. Jumlah jemaah yang terdata telah membayar dam tahun ini mencapai sekitar 145.341 orang. Dari jumlah tersebut, 102.364 jemaah membayar dam di Arab Saudi melalui Adahi, sementara 38.992 jemaah membayar dam melalui mekanisme di Indonesia.
“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah,” kata Maria.
Menjelang Armuzna, Kemenhaj mengimbau jemaah untuk mulai menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, menjaga asupan makan dan minum, serta mengikuti arahan petugas. Jemaah juga diminta membawa barang secukupnya selama Armuzna, terutama dokumen identitas, obat pribadi, perlengkapan ibadah, masker, botol minum, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi.
Maria juga mengajak seluruh jemaah dan petugas untuk saling peduli. Bila melihat jemaah berjalan sendirian, kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan kloter.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta dapat kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah,” pungkas Maria.
Sumber : https://haji.go.id
Tags: haji 1447 H, arab saudi, artikel, haji khusus, info haji, najah tour & travel
Berita Lainnya
Penerbangan Umrah Terdampak Aktivitas Anak Krakatau, Kemenhaj Minta Jemaah Tetap Tenang dan Pastikan Perlindungan Jemaah
07 September 2026
Jakarta (Kemenhaj) - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan kesela...
Umroh Perdana Setelah Musim Haji PT. Najah Tour & Travel
09 Juli 2026
KEBERANGKATAN PERDANA UMROH PT. NAJAH TOUR & TRAVEL BERLANGSUNG SUKSES, DIIKUTI 45 JAMAAHSemarang, 6 Juli 2026 – Alh...
Ditjen PE2HU Perkuat Peran Kementerian Haji dan Umrah melalui Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji
09 Juli 2026
Jakarta (Kemenhaj) – Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji d...
Rakernas Evaluasi Haji, Wamenhaj Ajak Bangun Budaya Kerja Baru Demi Pelayanan Terbaik bagi Jemaah
09 Juli 2026
Jakarta (Kemenhaj) — Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh penyempurnaan sistem dan regul...